Cara Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Cara Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus

Cara Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang bersifat kronis (menahun) yang terjadi akibat kurangnya produksiinsulin oleh pankreas. Penyakit ini berhubungan erat dengan metabolisme karbohidrat yang ditandai dengan meningkatnya konsentrasi glukosa dalam darah, banyak dialami orang Indonesia. Hal ini mungkin erat kaitannya dengan kebiasaan orang Indonesia yang senang makan makanan yang manis. Selain itu, makanan pokok di negeri ini, yaitu nasi kemungkinan besar juga menjadi pemicu banyaknya orang yang mengidap Penyakit Diabetes Melitus.

Pada dasarnya semua penyakit perlu diketahui penyebab, gejala, dan cara mengatasinya, begitu juga dengan Penyakit Diabetes Melitus. Kebanyakan orang hanya mengetahui bahwa penyakit ini erat kaitannya dengan kebiasaan mengkonsumsi gula terlalu banyak, tanpa mengetahui hal-hal lain dibaliknya.

Jika anda ingin berusaha untuk menghindari Penyakit Diabetes Melitus, maka hendaknya anda mempersenjatai diri anda dengan pengetahuan mengenai penyakit tersebut, agar anda dapat menghindarinya, dan apabila sudah terlanjur terkena, maka anda akan dapat mengatasinya dengan langkah yang tepat. Siapapun memiliki resiko akan penyakit diabetes melitus sebagai upaya pencegahan sejak dini.

Faktor Pemicu Penyakit Diabetes Melitus
Saat tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup untuk mengatur kadar gula dalam darah, atau sel tidak dapat merespon yang baik terhadap insulin, maka timbullah penyakit kencing manis. Ada beberapa faktor yang mendorong seseorang terkena Penyakit Diabetes Melitus. Faktor-faktor ini pada dasarnya meningkatkan resiko terkena penyakit tersebut.

Faktor-faktor penyebab terjadinya penyakit diabetes mellitus tersebut adalah:

  1. Faktor Genetik: Faktor keturunan besar pengaruhnya terhadap risiko orang terkena kencing manis. Seseorang yang orang tuanya mengidap kencing manis berisiko 6 kali lebih besar mengidap penyakit yang sama.
  2. Tekanan Darah Tinggi
  3. Kegemukan
  4. Kebiasaan merokok
  5. Stress
  6. Angka kolesterol dan/atau Triglycerid tinggi
  7. Kebiasaan mengkonsumsi makanan instan
  8. Kelebihan konsumsi karbohidrat
  9. Kerusakan sel pankreas

Gejala Awal Penyakit Diabetes Melitus
Penyakit kencing manis dapat dideteksi melalui beberapa gejala yang timbul. Gejala-gejala tersebut dikelompokkan menjadi 2, yaitu gejala awal dan juga gejala akut. Kenali gejala-gejala di bawah ini untuk mendeteksi apakah anda kemungkinan mengidap penyakit kencing manis.

Gejala Awal:

  • Banyak buang air kecil: Gejala ini disebut sebagai Poliuria. Hal ini dipicu oleh kadar gula yang diatas ambang ginjal sehingga glukosa yang terkandung dalam urin   menarik air dan menyebabkan jumlah urin menjadi banyak. Saat inilah intensitas buang air kecil menjadi meningkat dari biasanya.
  • Banyak minum: Gejala ini disebut juga sebagai Polidipsi dan merupakan kelanjutan dari gejala yang pertama. Karena urin yang dikeluarkan banyak, maka penderita akan   merasa sering haus.
  • Banyak makan: Polifagi merupakan sebutan dari gejala ini dan rasa lapar yang mendorong pederita untuk banyak makan adalah karena kadar insulin dalam tubuh tidak   mencukupi dan sebagai akibatnya tubuh akan sering terasa lemah.

Gejala Lanjutan Penyakit Diabetes Melitus
Berkut adalah gejala lanjutan dari Penyakit Diabetes Melitus:

  • Cepat lelah
  • Turunnya berat badan
  • Berkurangnya kemampuan penglihatan
  • Luka sulit sembuh
  • Gatal-gatal di daerah kemaluan
  • Mengalami rasa mati atau kesemutan pada kaki dan tangan
  • Sering merasa mual
  • Adanya riwayat keturunan dalam keluarga terkena penyakit diabet mellitus

Gejala Kronis Penyakit Diabetes Melitus
Saat kencing manis telah menjadi kronis, berikut gejala-gejalanya:

  • Serangan jantung koroner
  • Serangan stroke
  • Kebutaan
  • Rusaknya ginjal
  • Impotensi
  • Infeksi pada kaki hingga terjadi pembusukan
  • Kematian mendadak

Jenis-jenis penyakit diabetes mellitus

  1. Diabetes mellitus tipe 1:  adalah penyakit autoimun yang berkembang pada anak-anak atau dewasa di bawah umur 30 tahun
  2. Diabetes mellitus tipe 2: atau yang disebut dengan diabetes gestasional adalah diabetes yang biasanya didapatkan pada wanita selama masa kehamilan

Pengobatan Penyakit Diabetes Melitus
Ada berbagai cara mengobati penyakit kencing manis, yaitu melalui cara medis, alternatif atau cara tradisional.

Secara medis, kencing manis diobati dengan memberikan obat untuk mengatasi pemicunya, maka jenis obat yang digunakan tergantung dari apa yang menyebabkannya – apakah ketidakmampuan pankreas untuk memproduksi insulin, secara cukup atau buruknya respon sel terhadap insulin.

Secara tradisional, pengobatan dilakukan dengan mengkonsumsi bahan-bahan alami yang berasal dari buah dan sayur cara alternatif dapat ditempuh dengan menjalani terapi, refleksi, atau pemijatan tertentu.

Dengan mengetahui secara lengkap tentang Penyakit Diabetes Melitus, maka anda dapat mencegah atau jika sudah terkena, mengobatinya secara tepat. Semoga bermanfaat.

3 Responses to Cara Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kontak Kami

Menu Penting
promo-slutena-griyasslutena harga-slutena-griyasslutenaharga-izumio-griyasslutenaforum-sehat-cantik-griyaslutenabisnis-global-griyaslutena