Gangguan Pendengaran Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Masalah Gangguan Pendengaran Yang Wajib Anda Ketahui

Pada dasarnya setiap orang secara alami akan mengalami penurunan kemampuan pendengaran semenjak berumur 20 tahun. Meskipun demikian, tetap perlu diwaspadai akan adanya penyakit gangguan pendengaran yang mungkin terjadi. Secara normal, penurunan fungsi pendengaran akan berlangsung secara perlahan dan tanpa gejala atau sakit apapun yang menimpa telinga. Namun, bila terjadi gangguan pendengaran, maka akan disertai sakit, minimal nyeri, pada bagian telinga dan terjadi penurunan kemampuan pendengaran yang drastis dan terasa berbeda sekali.
Secara umum, penyakit gangguan pendengaran terbagi menjadi dua bagian, yaitu Gangguan pendengaran yang menyebabkan tuli dan Gangguan pendengaran yang tidak menyebabkan tuli. Untuk Gangguan pendengaran hingga menyebabkan tuli, terdapat dua jenis yaitu kehilangan pendengaran konduktif dan kehilangan pendengaran sensorineural (SNHL).

Gangguan Pendengaran Konduktif
Conductive Hearing Loss (CHL) terjadi akibat masalah mekanik pada sisi luar dan sisi tengah dalam telinga. Telinga mempunyai 3 tulang rawan yang berbentuk seperti rumah keong (oscilles) yang dimungkinkan mengalami kegagalan dalam mengkonduksi suara ke gendang telinga yang kemudian telinga akan bergetar dalam merespon suara. Keadaan ini biasanya mengeluarkan cairan berwarna kuning kecoklatan dari lubang telinga. Gangguan pendengaran CHL ini dapat diobati dengan perawatan secara rutin ke klinik telinga dan penderita masih ada kemungkinan untuk sembuh.

Gangguan Pendengaran Sensorineural
Sensory Neural Hearing Loss (SNHL) terjadi karena adanya disfungsi pada bagian dalam telinga, ketika saraf rambut (cilia) yang bertugas untuk mengirimkan suara di dalam telinga menjadi rusak atau terluka karena masuknya benda tajam ke dalam telinga (misalkan bulu ayam atau peniti yang tujuannya untuk membersihkan telinga). Masalah gangguan pendengaran tersebut biasa disebut kerusakgangguan-pendengaran-griyaslutenaan saraf dan hal ini sulit kemungkinan untuk disembuhkan. Adapun penyakit gangguan pendengaran yang tidak menyebabkan tuli biasanya terjadi karena adanya infeksi pada bagian telinga, atau akibat penggunaan headset terlalu lama. Biasanya hal ini dapat diatasi dengan pengobatan dan treatmen dari klinik telinga.

Penyebab Gangguan Pendengaran
Beberapa Penyebab Yang Memperparah Masalah Gangguan Pendengaran

1. Usia
tentu anda pernah bercengkrama dengan orang yang telah lanjut usia. Anda dituntut untuk berbicara jelas bukan, ya itu dikarenakan pendengaran mereka mulai berkurang. Faktor usia merupakan alasan paling kuat mengapa orang mengalami gangguan pendengaran. Faktor ini dikenal dengan istilah presbikusis dan berlangsung secara normal tanpa disadari.

2. Bising
Biasanya dialami oleh para pekerja pabrik, pekerja konstruksi dan penyetel alat musik di studio musik atau konser panggung. Suara mesin-mesin pabrik , suara bor pelubang jalan atau suara alat musik yang sangat keras – semuanya menyebabkan gangguan pendengaran.

3. Traumatis Dan Penyakit Bawaan
Gangguan pendengaran seperti Meniere Syndrome (yang gejalanya disertai dengan vertigo, mual, dan tinitus), adanya tumor, adanya cedera kepala sewaktu lahir, dan juga infeksi virus seperti toksoplasma, citomegalovirus, rubella, syphilis dan herpes atau diabetes melitus juga dapat mempengaruhi kesehatan telinga yang mengacu pada timbulnya masalah gangguan pendengaran.

4. Obat
Waspadai pemakaian obat sembarangan. Pemakaian obat seperti aspirin dalam dosis tinggi, beberapa antibiotika, dan kemoterapi sebaiknya dihindari dan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsinya

5. Merokok
Merokok dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang dapt mengalir ke telinga. Penyumbatan tersebut pada akhirnya akan menyebabkan gangguan pendengaran.
Penyakit gangguan pendengaran adalah hal yang tidak diinginkan oleh semua orang. Telinga adalah organ yang penting untuk menerjemahkan suara serta untuk berkomunikasi. Gangguan pendengaran dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, konsumsi obat yang berlebihan dan lingkungan tempat tinggal yang bising. Semua itu merupakan factor pemicu gangguan pendengaran selain masalah usia. Mulailah hidup sehat dan buatlah lingkungan tinggal anda menjadi sehat sehingga dapat turut menjaga kesehatan pendengaran anda. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda.

Kontak Kami

Menu Penting
promo-slutena-griyasslutena harga-slutena-griyasslutenaharga-izumio-griyasslutenaforum-sehat-cantik-griyaslutenabisnis-global-griyaslutena